- Diposting oleh : Hessipa
- pada tanggal : Selasa, Januari 27, 2026
Kepala SMP Negeri 16 Kota Jambi menyatakan bahwa perpindahan mitra penyedia layanan gizi ini merupakan bagian dari evaluasi rutin untuk memastikan program MBG berjalan dengan standar tertinggi. Adapun alasan utama pemilihan SPPG Alam Barajo adalah untuk mendekatkan akses distribusi dan meningkatkan efisiensi waktu penyajian.
Keputusan untuk bermitra dengan SPPG Alam Barajo Mayang Mangurai 3 didasari oleh pertimbangan teknis yang sangat mendasar, yakni kapasitas layanan. Mengingat jumlah siswa SMP Negeri 16 Kota Jambi yang mencapai lebih dari 1.000 orang, diperlukan mitra penyedia yang memiliki daya tampung produksi yang besar dan terfokus.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa mitra SPPG sebelumnya telah bekerja dengan sangat baik, namun saat ini kapasitas penerima manfaat di sana telah mencapai batas maksimal (full capacity).
"Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin selama ini dengan mitra sebelumnya. Perpindahan ke SPPG Alam Barajo Mayang mangurai 3 ini murni didasari pada pertimbangan geografis dan teknis guna memastikan makanan sampai ke tangan siswa dalam kondisi yang paling segar dan optimal, karena kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan lebih dari 1.000 siswa mendapatkan hak gizinya tepat waktu" ujar Kepala SMPN 16 Kota Jambi.
Sebagai sekolah yang sudah menerapkan program MBG sejak awal, SMPN 16 berkomitmen untuk terus berinovasi. Kerjasama dengan SPPG Alam Barajo Mayang Mangurai 3 diharapkan membawa beberapa keunggulan, di antaranya: Lokasi yang lebih strategis memudahkan koordinasi pengiriman, mempermudah pihak sekolah dalam melakukan kontrol kualitas secara berkala langsung ke lokasi pengolahan.
Penandatanganan MoU ini menandai babak baru bagi SMPN 16 Kota Jambi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Dengan nutrisi yang terjamin, diharapkan konsentrasi dan prestasi siswa dapat terus meningkat sejalan dengan cita-cita pemerintah dalam mencetak generasi emas.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi terkait mekanisme distribusi makanan yang akan mulai diberlakukan dalam waktu dekat.